/**
* Time1
* Ivan Fadhila
* PBO
*/
public class Time1
{
private int hour;
private int minute;
private int second;
public void setTime(int h, int m, int s)
{
if((h >= 0 && h < 24) && (m >= 0 && m <60) && (s >= 0 && s < 60))
{
hour = h;
minute = m;
second = s;
}
else
throw new IllegalArgumentException("hour, minute, and/or second was out range");
}
public String toUniversalString()
{
return String.format ("%02d:%02d:%02d", hour, minute, second);
}
public String toString()
{
return String.format ("%d:%02d:%02d %s",
((hour == 0 || hour == 12) ? 12 : hour % 12),
minute, second, ( hour<12 ? "AM" : "PM"));
}
}
Senin, 27 Februari 2017
Classes and Object: A Deeper Look
8.1. Time1 class declaration maintains the time in 24-hour format
Senin, 20 Februari 2017
Konsep Objek
Dalam dunia pemrograman, biasanya kita dihadapkan pada dua jenis metode pemrograman, yaitu pemrograman prosedural (procedural) dan pemrograman berorientasi objek (object oriented). Apa perbedaan kedua metode tersebut? Bagaimana pemrograman berorientasi objek itu dilakukan? Apa saja konsep-konsep OOP yang harus dikuasai? Tulisan ini akan menjadi jawaban atas pertanyaan tersebut. Semoga.
Pemrograman prosedural dapat juga dikatakan sebagai "serangkaian tugas yang diselesaikan dalam bentuk fungsi atau prosedur". Memprogram berdasarkan urutan intruksi. Fokus utama dari pemrograman ini adalah fungsi dan prosedur, dimana keduanya digunakan untuk memanipulasi data.
Beda pemprograman prosedural, maka beda pula pemrogramana berorientasi objek (OOP), fungsi dan data bukan menjadi dua hal yang terpisah. Fungsi dan data menjadi satu kesatuan yang disebut sebagai objek aktif. Cara pandang OOP ini yaitu sebuah program merupakan serangkaian objek yang bekerjasama untuk menyelesaikan suatu problem.
Dengan kata lain, metode prosedural berfokus pada cara komputer menangani tugas, sedangkan metode OOP berfokus pada tugas yang kita kembangkan untuk dieksekusi komputer. Kedua jenis metode pemrograman tersebut dapat digunakan untuk menangani masalah yang sama, asalkan bahasa pemrograman yang digunakan mendukung metode-metode tersebut. Contoh bahasa pemrograman yang mendukung OOP diantaranya : Java, C++, Pascal, Visual Basic .NET, Ruby, Python, PHP, C#, Delphi, Perl, dsb.
Pemrograman prosedural dapat juga dikatakan sebagai "serangkaian tugas yang diselesaikan dalam bentuk fungsi atau prosedur". Memprogram berdasarkan urutan intruksi. Fokus utama dari pemrograman ini adalah fungsi dan prosedur, dimana keduanya digunakan untuk memanipulasi data.
Beda pemprograman prosedural, maka beda pula pemrogramana berorientasi objek (OOP), fungsi dan data bukan menjadi dua hal yang terpisah. Fungsi dan data menjadi satu kesatuan yang disebut sebagai objek aktif. Cara pandang OOP ini yaitu sebuah program merupakan serangkaian objek yang bekerjasama untuk menyelesaikan suatu problem.
Dengan kata lain, metode prosedural berfokus pada cara komputer menangani tugas, sedangkan metode OOP berfokus pada tugas yang kita kembangkan untuk dieksekusi komputer. Kedua jenis metode pemrograman tersebut dapat digunakan untuk menangani masalah yang sama, asalkan bahasa pemrograman yang digunakan mendukung metode-metode tersebut. Contoh bahasa pemrograman yang mendukung OOP diantaranya : Java, C++, Pascal, Visual Basic .NET, Ruby, Python, PHP, C#, Delphi, Perl, dsb.
Langganan:
Komentar (Atom)