Senin, 20 Februari 2017

Konsep Objek

Dalam dunia pemrograman, biasanya kita dihadapkan pada dua jenis metode pemrograman, yaitu pemrograman prosedural (procedural) dan pemrograman berorientasi objek (object oriented). Apa perbedaan kedua metode tersebut? Bagaimana pemrograman berorientasi objek itu dilakukan? Apa saja konsep-konsep OOP yang harus dikuasai? Tulisan ini akan menjadi jawaban atas pertanyaan tersebut. Semoga.

Pemrograman prosedural dapat juga dikatakan sebagai "serangkaian tugas yang diselesaikan dalam bentuk fungsi atau prosedur". Memprogram berdasarkan urutan intruksi. Fokus utama dari pemrograman ini adalah fungsi dan prosedur, dimana keduanya digunakan untuk memanipulasi data.

Beda pemprograman prosedural, maka beda pula pemrogramana berorientasi objek (OOP), fungsi dan data bukan menjadi dua hal yang terpisah. Fungsi dan data menjadi satu kesatuan yang disebut sebagai objek aktif. Cara pandang OOP ini yaitu sebuah program merupakan serangkaian objek yang bekerjasama untuk menyelesaikan suatu problem.

Dengan kata lain, metode prosedural berfokus pada cara komputer menangani tugas, sedangkan metode OOP berfokus pada tugas yang kita kembangkan untuk dieksekusi komputer. Kedua jenis metode pemrograman tersebut dapat digunakan untuk menangani masalah yang sama, asalkan bahasa pemrograman yang digunakan mendukung metode-metode tersebut. Contoh bahasa pemrograman yang mendukung OOP diantaranya : Java, C++, Pascal, Visual Basic .NET, Ruby, Python, PHP, C#, Delphi, Perl, dsb.



Istilah-Istilah dalam OOP

1. Objek
Dalam bahasa teoretis OOP, Objek berfungsi untuk membungkus data dan fungsi bersama menjadi satu unit dalam sebuah program komputer. Objek merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalam sebuah program komputer berorientasi objek.

Contoh objek : Motor. Maka atribute (state) nya adalah pedal, roda, jeruji, speedometer, warna, jumlah roda. Sedangkan tingkah laku (behavior) nya adalah kecepatan menaik, kecepatan menurun, dan perpindahan gigi motor.

2. Class
Definisi class yaitu template untuk membuat objek. Class merupakan prototipe atau blue prints yang mendefinisikan variabel-variabel dan method-method secara umum. Objek merupakan hasil instansiasi dari suatu class. Proses pembentukan objek dari suatu kelas disebut sebagai instantiation. Objek disebut juga sebagai instances

Contoh Class : Person, Vehicle, Tree, Fruit dan lainnya.


3. Attributes/Property/State
Atribut adalah data yang membedakan antara objek satu dengan yang lainnya. Dalam class, atribut sering disebut sebagai variabel. Atribut dibedakan menjadi dua jenis yaitu Instance Variable dan Class Variable.

Instance variable adalah atribut untuk tiap objek dari kelas yang sama. Tiap objek mempunyai dan menyimpan nilai atributnya sendiri. Jadi, tiap objek dari class yang sama boleh mempunyai nilai yang sama atau berbeda.

Class Variable adalah atribut untuk semua objek yang dibuat dari class yang sama. Semua objek mempunyai nilai atribut yang sama. Jadi semua objek dari class yang sama mempunyai hanya satu nilai yang value nya sama.

Contoh Attributes : Jika objeknya adalah motor, maka attribute (state) nya adalah pedal, roda, jeruji, speedometer, warna, jumlah roda.

4. Method
Method pada dasarnya adalah function yang berada di dalam class. Seluruh fungsi dan sifat function bisa diterapkan kedalam method, seperti argumen/parameter, mengembalikan nilai (dengan keyword return), dan lain-lain.

Contoh Method : Menghidupkan motor, mematikan motor, mengganti jok motor, dll.

5. Instance Variables
Dalam bahasa pemrograman berorientasi objek, objek menyimpan variabel yang tidak dideklarasikan dengan kata kunci static dalam kategori non-statis, atau dapat berubah-ubah. Suatu kelas dapat dijelmakan ke dalam beberapa objek. Nilai yang terkandung dalam variabel tak-statis ini berbeda untuk setiap objeknya. adalah atribut untuk tiap obyek dari class yang sama. Instance variable adalah variabel yang memiliki nilai yang berbeda di setiap objek Instance Variable, adalah atribut untuk tiap objek dari class yang sama. Jadi, objek-objek di dalam sebuah class kemungkinan mempunyai nilai (value) yang berbeda karena atribut diberikan kepada masing-masing objek.

6. Instantiation
Instantiation adalah proses pembuatan obyek spesifik yang merupakan anggota atau instan dari kelas. Instance adalah sebuah object yang dibuat oleh sebuah class Instantiation adalah pembuatan instance

Contoh program class
1. Class objek, laptop
 public class laptop{  
   String type;  
   int age;  
   String color;  
   void charge(){  
   }  
   void on(){  
   }  
   void off(){  
   }  
}
2. Class objek, kitten
 public class Kitten{  
      public Kitten(String name){  
           // konstruktor ini memiliki satu parameter, name   
           System.out.println("my kitten is:" + name);  
           }  
      public static void main (String []args){  
           //ikuti statement ini untuk membuat objek mykitten  
           Kitten mykitten = new Kitten ("teo");  
      }  
 }  




Referensi:
1, https://teknorial.com/class-dan-object-pada-pemrograman-java/
2. http://www.adityarizki.net/konsep-dasar-pemrograman-berorientasi-objek/
3. http://www.duniailkom.com/tutorial-belajar-oop-php-pengertian-class-object-property-dan-method/
4. Pemikiran pribadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar